TURIS LOKAL : Mengejar Matahari Untuk Mencari Bulan di Ternate.

21:52


Hi everybody...

Lagi-lagi bukan postingan tentang beauty. Hihihihi... So much happening sampai belum sempat mainan gincu lagi. But that's okay, travelling around Indonesia is one of my biggest passion selain makeup dan relawan... 

Sooooo.....
This one is really excited... 

Tanggal 9 Maret 2016 adalah hari yang seru di Indonesia. Karena Gerhana Matahari Total melewati langit Indonesia. Dan gue termasuk salah satu yang beruntung, dan ikutan diajak ngeliat langsung sama Detik.com dan juga Sriwijaya Air, langsung dari perairan Ternate - Tidore, Maluku Utara.

DAY 1

Perairan Tidore

Gue berangkat dengan Sriwijaya Air, dan gue adalah rombongan terakhir. Batch pertama dan kedua sudah berangkat duluan, meninggalkan gue, Mas Chandra, salah satu blogger lainnya, dan juga Bapak Arifin, PimRed Detik bersama putrinya. Karena gue berangkat terakhir, gue jadi nggak sempet ikutan pergi jalan-jalan ke benteng dan juga tempat bersejarah lainnya. But it's ok, salah satu alasan untuk ballik lagi. Hihihihihih.....

Perjalanan dengan Sriwijaya Air sangat mulus. Gue seneng Sriwijaya air karena pilotnya sangat berpengalaman. Kalau ke Papua, atau daerah Indonesia Timur lainnya, Sriwijaya termasuk di TOP 3 maskapai yang gue percaya. 

Gunung Gamalama and all its glory..

Begitu sampai gue ketemu dengan para blogger lainnya di restoran untuk makan siang dan juga sedikit penjelasan dari LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) tentang Gerhana Matahari Total. Bukannya gimana-gimana... Tapiiiii, another fact about me, dari kecil gue sudah terobsesi dengan semua yang berbau astronomical. Salah satunya adalah dengan gerhana. So I know exactly what happen. So most of the time, gue malah makan, makanan khas dari ternate, yang nggak sempet gue foto. Hahhahaha... Abisnya enak banget. Namanya Gohu. Dia semacam sop ikan gitu deh. Ada yang mentah ada juga yang setengah mateng. Nah yang gue makan kemarin adalah yang setengah mateng. Kalo lo nggak suka bau amis ikan, don't try this... Hihihihih....



Setelah itu gue dan rombongan pergi ke pantai Jikumolamo, melalui garis pantai Sumaladaha, dan kita pergi Snorkling disana. It was super duper fun. Walaupun nggak ada terumbu karangnya, tapi lumayan deh, lautnya bersih dan gue bisa basahin insang disitu. Hihihihi... It's so fun. Sayangnya udah kesorean. Tapi nggak papaaaa... Satu alasan lagi untuk balik ke Ternate. Hahahahha....


Pantai Jikumolamo - Garis Pantai Sulamadaha

DAY 2

Diamond Ring Phase (kiri & tengah). Peak GMT. Yang merah itu adalah chromosphere, lapisan atmosfer matahari yang kedua. Nggak selalu keliatan asal ada gerhana. That's why we are so dang lucky. (kanan)

Hari kedua adalah hari yang ditunggu-tunggu. Gue dan rombongan pergi ke tengah perairan Ternate - Tidore dengan menggunakan kapal milik Bakamla. Bakamla adalah penjaga laut dan perairan Indonesia. Langsung dibawahnya Presiden. Walaupun mereka adalah militer, tapi anggota Bakamla sangat ramah, malah cenderung lucu. Hihihihihi... Sangat approachable.

Rombongan dibagi 2, yang 1 dengan KN. Kuda Laut, dan yang lain dengan Gajah Laut. Walaupun sampai pelabuhan dini hari, tapi kami baru berangkat jam 7 pagi, dikarenakan urusan perizinan. Setelah deg-degan karena semaleman hujan, dan sepagian berawan, untung aja langit terbuka lebar begitu waktunya tiba.

Diatas kapal KN. Kuda Laut. Berterimakasih pada Tuhan..

Jam 8.30 an, Gerhana nya dimulai. First touch nya dimulai. Teman-teman yang muslim pun memulai dengan Sholat Gerhana. Sementara kami menunggu dibawah. Selesai sholat baru deh kami semua naik ke bagian atas kapal, dan kapal pun berhenti ditengah laut. Literally di tengah laut. Langit pun cerah banget. Hampir 1 jam kami semua dangak keatas ngeliatin langit, dengan kacamata khusus, menunggu sampai titik sempurna dimana Umbra dan Corona terjadi. 

Sekitar jam 10 kurang, Gerhana Matahari Total mencapai peak nya. Nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Gue sampe nggak sempet ngambil foto apa-apa, karena terlalu takjub dan bahagia. Ini adalah salah satu dari list "Things I have To Do Before I Die". Jam 10 pagi, dari panas teriknya minta ampun, langit berubah jadi seperti subuh. Cuma beberapa menit aja kejadian puncak gerhananya, tapi that's like the most unforgettable minutes of my life. Semua yang gue pernah pelajarin, nonton ribuan kali di youtube, akhirnya kejadiann dan bisa gue liat langsung. I'm like one of the luckiest person in the world.
Fase gerhana matahari difoto oleh my friend Eko pakai iPhone 5. Gue nggak sempet karena keasikan liat live.

NASA juga datang ke Ternate. Tapi nampaknya mereka ppindah ke Halmahera karena takut kehujanan. Ehhhh, pas GMT, malahan di Halmahera nya yang hujan. They're so disappointed.



Rombongan gue sangat-sangat diberkati dengan arus yng super tenang, dan juga langit yang cerah. Tapi selain dari anugerah Tuhan, ini juga nggak bisa kejadian kalo nggak karena Bakamla. Gue dan temen-temen lainnya bisa ngeliat dengan jarak pandang yang luar bisa baik, effortless. Ini kayak nonton di row D &  E di 21. Hihihhiihi... Sampai kapanpun, I will appreciate what Bakamla did for us. 

Nggak sampai di situ aja kebaikan para bapak-bapak Bakamla ini... Udahlah kita diajak nonton Gerhana Matahari Total di sight yang paling bagus, kita dikasih makan pula.... Ikan seger dan sayur asem, dan juga sambel khas para awak kapal... God bless youuuuu bapak-bapak Bakamla....

Makanan buatan crew Bakamla

SOLAR ECLIPSE FESTIVAL & DANAU TOLIRE

Danau Tolire

Sesampainya di darat, gue dan rombongan sudah dijadwalkan untuk jalan-jalan ke Solar Eclipse Festival di kota ternate. Tapi karena baru akan dibuka jam 4, kami jalan ke Danau Tolire. Super Duper Beautiful. Warna danaunya hijau, dan kita hanya bisa menikmati dari atas tebing di tepi danau. Lucunya, kalau kita lempar batu dari atas tebing, gravitasi nya nggak akan seperti biasanya. Malah melengkung membentuk letter U. Sedikit yang bisa berhasil melakukan lemparan batu dan nyemplung ke danaunya. Dan ofcourse, gue nggak nyoba. Ya buat apa.. Curiga kena kepala orang... 



Solar Eclipse Festival diadakan di tengah kota Ternate. Lengkap dengan pameran hasil kerajinan asli dari Ternate. Dan juga makanan dan minuman khas, yang boleh diambil gratis sama turis (doang). Begitu kita sampai, festival baru saja dimulai. Festival dimulai dengan tarian Soya-soya yang super duper keren..... Ditarikan dengan teriakan-teriakan semangat oleh anak-anak dengan kostum yang khas.

Tarian Soya-soya

Selain dari tarian Soya-soya, ada juga tarian-tarian adat lainnya yang bikin nggak pengen pulang. Keren banget. Dan berasa banget kalau kita lagi di Ternate. Sayangnya karena waktu yang terbatas, dan untuk mengejar Sunset, kita nggak bisa stay lama di sini. 

Penari di Solar Eclipse Festival (atas)
Front Oranje, benteng tempat digelarnya Solar Eclipse Festival (bawah

Walaupun ini hanya festival yang diadakan saat solar eclipse, semoga aja festival ini bisa di maintain setiap tahunnya. Karena bukan hanya bisa mengembangkan Ternate menjadi daerah wisata panen turis lokal dan mancanegara, ini juga bisa menghidupkan ekonomi masyarakat disana. 


Nggak cuman kaya sama budaya, tapi Ternate kaya juga sama makanan dan kain "batik tulis" khas Ternate. Ya semuanya tulis, nggak ada yang cap. Makanya harganya agak mahal. The idea of having a festival to show everything to the world is mesmerizing to me. Semoga aja akan ada orang-orang yang menyediakan wadah-wadah untuk saudara-saudara di Ternate berkembang. 

Makanan di Solar Eclipse Festival

Seperti yang udah-udah, gue selalu jatuh cinta setiap gue pergi ke daerah-daerah di Indonesia. Gue selalu makin bangga jadi orang Indonesia. Orang-orang diluar sana itu cemburu sama kekayaan yang kita punya. Semoga aja kita berhenti bertengkar diantara sesama kita hanya karena perbedaan-perbedaan yang kita punya. 

This is one beautiful and rich country...
We are never lucky to have this beautiful beaches and mountains, we are totally blessed.
Mari kita berhenti menyia-nyiakan ini dengan permusuhan...

Terimakasih Detik.com
Terimakasih Sriwijaya Air
Terimakasih Bakamla

Salam damai...



Pemandangan yang ada di uang 1000 rupiah.

You Might Also Like

22 comments

  1. Hasrul Atte Irianto14 March 2016 at 22:23

    Terima kasih sdh berkunjung ke kota Kami.

    Hasrul Atte Irianto

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama abang. Senang bs kesana. Semoga bs balik lagi. 😊😊

      Delete
    2. Dalam waktu dekat rencana mau kesana (Tidore)

      Delete
    3. Menyenangkan sekaliiii... Aku juga semoga bisa balik lagi kesana...

      Delete
  2. Nice writing. Seru banget perjalanan nya. Beruntung banget bisa dapat pengalaman gerhana semaksimal itu. Thank you for sharing. Kesimpulannya harus balik ke Ternate lagi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bersama anggota klub gerhana lainnya yukkkkkkkk

      Delete
  3. Waaaa, beruntung bgt bisa lihat gerhana matahari total di tmpt yg begitu indah mba, sennagnyaa...dan foto2nya indahhhh nian *_*

    ReplyDelete
  4. Aih asiknya ta :) gerhana di ternate yaa. Keren banget yah, viewnya berasa ngga mau kedip pasti deh..gratis yaa iki :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhahahha iyahhhh... gratis banget nihhhh... alhamdulilahhhhh.....

      Delete
  5. Haaaa Ternate my hometown... Sedikit koreksi Gohu ikan itu bukan sop tapi termasuk salad. Mungkin yang kamu makan itu kebanyakan airnya.. Termasuk salad karna dibuat dari bahan2 yang segar, termasuk ikannya juga. Dan karna segar jadi tidak ada bau amis sama sekali. Kalo amis, ikannya gak segar dan orang ternate tidak pernah menggunakan ikan yang tidak segar. Sayang sekali pas kemarin saya tidak pulang ke ternate.
    Ayok maen lagi ke Ternate, masih banyak spot2 bagus dan keren yang belom di datengin tuh ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa... Aku pernah makan yang asli nggak mateng seperti salad. Tapi mungkin takut kaget kali ya orang baru pertama makan, kemarin yang ada yang setengah mateng. Bau amis bukan dalam artian buruk kok. Semua ikan tentu aja berbau amis. Bahkan ikan segar pun baunya amis... Tau sendiri deh orang Jakarta, masih banyak yang suka kaget nyium bau ikan seger... Hehehehhee..... Semoga aja bisa balik lagi soonnnnn... Pengen banget ke tobelo....

      Delete

  6. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami www.kumpulbagi.com atau www.facebook.com/kumpulbagi/ untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto, musik, video, film dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis

    ReplyDelete
  7. enak bisa lihat total gerhana di sana

    ReplyDelete
  8. mengejar elang untuk mendapatkan musang.. salah ya

    ReplyDelete
  9. kejar dulu yang paling besar,yang kecil nanti ketemu

    ReplyDelete

thanks for visiting me... and for replying mine... :)