LOOK : AUTHENTIC 1930's MAKEUP (HISTORY RECAP)

00:35



Hai hai hai....
Bagaimana kabarnya semua????

Hope all is well.... Baiklah... I'm so excited about this post... 
Why??? 
Karenaaaa..... *drumroll*

Wait for it.....

Wait for it..... :D


Karena sekarang adalah saatnya menggunakan mesin waktu, dan kembali ke masa laluuuu..... Hihihihihi.......

If you are new to my blog, mungkin lo akan bertanya-tanya kenapa gue agak lebayatun. Hihihihi... Tapi kalo lo sudah lama menjadi reader blog gue, lo tau bahwa gue adalah one big fat History Junkee. Dan once in a while, gue akan membuat Look yang menjadi trend di salah satu era. Authentic dan historically accurate tentunya. Nah untuk kali ini, let's travel back in time, to 1930. Lets begin....

One gentle reminder, this is gonna be a long post. Kalo bosen dan mau langsung cabut ke tutorialnya, please help yourself. :)


GREAT DEPRESSION


Pada tahun 1929, bursa saham di Amerika anjlok dan akhirnya berujung pada ekonomi yang melemah dalam jangka waktu yang sangat panjang. dalam kurum waktu 1929 sampai dengan 1939, lebih dari 13 juta orang Amerika tidak memiliki pekerjaan dan juga kegagalan besar terjadi di dalam dunia perbankan. Walaupun Presiden Roosevelt berhasil mengurangi sedikit dari dampak Great Depression, tapi hal itu tidak merubah kenyataan bahwa Amerika adalah satu-satunya negara Industrialis yang tidak memiliki satupun pabrik yang aktif. Great depression berakhir saat memasuki perang dunia ke II.


MUSIC

Kebanyakan orang tidak memiliki televisi, jadi radio adalah satu-satunya entertainment. Tapi pada masa itu radio tidak seperti sekarang, dimana DJ memutarkan lagu berulang-ulang. Radio memiliki berbagai macam program lainnya. Misalnya cerita radio, berita, pembacaan puisi, variety show, dan yang paling canggih adalah Live Music. Karena Live Music ini lah makanya banyak terjadi sebuah lagu lebih populer dari pada penyanyi nya. Karena nggak jarang sebuah lagu langsung dibuat remake / dinyanyikan ulang sama penyanyi lain, dalam hitungan bulan. Music yang banyak terdengar di 1930s adalah kebanyakan yang upbeat. Atau Jazz, Hilibilly, maupun blues. Louise Armstrong, Glenn Miller, Duke Ellington, Judie Garland and ofcourse my personal favorite Billie Holiday is on top of the charts.


FASHION


Fashion di Amerika tidak terlalu berkembang dikarenakan keadaan ekonomi. Kebanyakan fashion yang berkembang mencontoh dari Fashion yang ada di Eropa, tapi dengan memilih bahan yang lebih murah, dan dijahit sendiri mencontek model dari industri fashion di Eropa. High fashion hanya untuk para artis film di Hollywood. Wanita di tahun 30an lebih menonjolkan sisi feminin. Terlihat dari makeup maupun potongan bajunya. Hampir semua baju pada tahun ini sangat lady-like, dan menunjukan lekukan-lekukan tubuh. Terutama bagian pinggul dan juga dada (walaupun dengan kerah tinggi, tapi bagian dada kebanyakan ketat). Bahan yang digunakan adalah Rayon, katun dan juga pure silk untuk para orang kaya. Jenis baju yang digunakan untuk siang hari dan malam hari pun berbeda. Siang hari kebanyakan tailored dress atau two piece dengan motif dan warna yang sama, sedangkan malam hari gaun malam nan glamour dengan detail punggung dngan cutting yang rendah.

Sedangkan aksesoris yang menjadi trend adalah topi, selendang bulu dan juga sarung tangan.


MAKEUP

Makeup di tahun 1930an, baik di Amerika maupun Eropa, sangat terpengaruh dari para pemain film di Hollywood. Hollywood sendiri merupakan industri film terbesar di dunia. Dan era 30an ini, Hollywood memasuki "Golden Era" dengan mulai membuat Soundtrack dan juga motion picture, menggantikan era Silent Movie. Makeup di tahun 1930an ini lebih wearable dibandingkan dengan era 20an. Max Factor dan Elizabeth Arden menjadi line kosmetik yang terkenal diluar dari dunia film. Dan untuk pertama kalinya mereka memiliki inhouse PR yang bertugas memasarkan produk mereka keluar dari industri film juga. 






Carole Lombard, Constance Bennet, Jean Harlow, Mae West, Greta Garbo, Myrna Loy

Warna eyeshadow juga berubah dari tahun 20an yang gelap dan super kohl smokey eyes. Era 30an eyeshadow shimmer dengan warna hijau, biru, pink dan ungu menjadi sangat populer. Karena para wanita cenderung memakai warna eyeshadow yang sama dengan warna bajunya. Lipstick glossy juga sangat digemari setelah dikeluarkan oleh Max Factor di era 30an ini. 


Nah... Kurang lebih demikian History Recapnya.... Now lets move on to the tutorial....
Ini adalah authentic makeup yang gue buat sesuai dengan fakta-fakta yang gue temukan selama gue research melalui internet, buku dan juga video dokumenter. Yeah, I'm that weird. :D


AUTHENTIC 1930s MAKEUP

STEP 1


Warna complexion yang ingin dicapai pada tahun 1930an adalah porcelain alami. Dan foundation juga masih sama seperti di tahun 1920an, masih heavily wear, hanya saja tidak super putih. Dan untuk tutorial ini, gue memutuskan untuk tetap mengikuti warna kulit asli gue, tanpa membuatnya jadi lebih putih. Just to show you, bahwa it's still wearable. Hhihihihihi....


I'm using :
Makeup Forever Mattifying Primer
MAC Studio Tech NC 40
Orange Corrector LA Girl
Loreal True Match Concealer fair-medium
MAC Loose Powder in NC 35
Makeup Forever HD Powder


STEP 2


Untuk tutorial ini, gue pake baju warna biru. Karena itu, I go for blue eyeshadow. 
Bentuk alis tahun 1930an ini sebenarnya sangat tipis dan membulat. Tapi karena kulit dibawah alis gue lagi breakout karena alergi, jadi gue nggak bisa pakai terlalu banyak produk. But I made it as round as I could. Buntut alis juga sangat panjang dan turun.

Trend menggunakan 2 shade eyeshadow dari warna yang sama, dimulai di era ini. Warna lebih terang digunakan di kelopak utama, lalu di blend dengan warna yang sama tapi dengan shade yang lebih gelap, di blend sampai keujung mata atas dekat alis dan juga kebawah mendekati ujung mata bawah.. Highlighting dibawah alis dilakukan seadanya saja dengan warna yang mendekati warna kullit.

Eyeliner juga masih sangat populer. Hanya saja cateye / winged eyeliner belum jadi trend pada tahun ini. Eyeliner yang populer hanya warna cokelat dan hitam. Aplikasinya juga tidak terlalu tebal. Hanya tipis dan mengikuti bentuk asli mata.

Bentuk mata yang diidamkan adalah yang turun atau sad eye. Karena dianggap feminin dan lebih lembut. 

Bulu mata palsu juga sangat populer. Tidak hanya di industri perfilm an, tapi juga di masyarakat pada umumnya. Bulu mata yang populer tahun 1930 an itu bentuknya seperti yang gue pake. Hanya memanjangkan, dengan panjang yang sama, tanpa memberi efek tebal. Hal ini dikarenakan untuk mencapai bentuk mata yang diidamkan.

Mascara masih sangat sangat populer. Bahkan mulai dipakai di bulu mata bagian bawah, lebih banyak daripada pemakaian di bulu mata bagian atas. Itu tadi, untuk kesan mata yang turun. Tapi hanya mascara yang digunakan pada mata bagian bawah. Eyeshadow tidak.


I'm using :
Urban Decay Primer Potion
LT Pro Light blue eyeshadow
NYX Navy Blue Eyeshadow
Revlon Eyebrow Pencil
Maybelline Gel Liner in Brown
Maybelline Magnum Mascara


STEP 3

Yeayyyy....

Thanks to Hollywood, era 30an ini dunia makeup mengenal tehnik contouring. Tentu saja hanya tipis-tipis dan menggunakan shade 3x lebih terang dari warna complexion. Selain tulang pipi, hidung juga diberikan contour. 

Blush on cream sangat populer di era 30an. Hasil pipi yang merona dan glowy adalah tujuan yang ingin dicapaikan. Berbeda dengan tehnik penggunaan blush atau Rouge di era 20an adalah, tahun ini blush diaplikasikan tipis, mulai dari pipi ditarik keatas tulang pipi menuju mata untuk wajah yang lebih sharp dan oval. Yesss, this is where makeup start to look good. :D


I'm using :
Makeover eyeshadow in Royal Brown Pallet sebagai contour shade
Bobby Brown Cream Blush


STEP 4


Woman in 30's nggak takut sama warna. That's one thing for sure. All the girly color, yang senada maupun yang contrast sama-sama digemari. Eyeshadow biru, bibir Fuschia ataupun eyeshadow hijau, bibir merah darah, it's all a big hit. Tapi warna yang paling digemari adalah Maroon, Dark reds, Raspberry tone dan juga Fuschia.

Bentuk bibir berubag dari Cupids Bow menjadi Rose Bum. Dimana bibir digambar melebih dari garis bibir sebenarnya, setelah dari cupids bow. Jadi ditengah bibir atas, garisnya sengaja dilebihin. Sedangkan garis bibir bawah mengikuti garis aslinya. Dan this is the best my lips can do. Begitu gue coba, malah jadi kayak drag queen. Karena bibir gue aslinya udah gede banget. Hehehehehe...

Lipstick super glossy adalah big hit di era 30an. 


I'm using :
Makeup Store Lipliner in purple
NYX Lipstick in Shocking Pink


Selesaiiiiii......




I hope you enjoy the tutorial.
Have a great week people.....

*kisskiss*


You Might Also Like

5 comments

thanks for visiting me... and for replying mine... :)