"BASI!!! Madingnya dah mau terbit!!!!"

Lama juga nggak ngurusin blog ini ya... hehehehe....

So how you've been... Hopefully semuanya baik - baik yah... :)

Jadi gini... I just open a resto. It's kinda family business gitu lah ya. Eh ternyata dia yang namanya sempat tertulis di pergelangan kiri gue ada aja gitu di sana. Kerja disitu. Memang beberapa hari sebelumnya, gue nggak sempet kontrol karena terbaring cantik tak berdaya, tapi tetep cantik ya, di RS. Jadi gue sempet skip ngurusin segala macem...


Well, I really don't have a problem with that actually. As a matter'o'fact, I do hang out with some of my ex's. Kalau lo adalah pembaca gue dari dulu, pasti lo dah pernah baca pandangan gue soal mantan pacar.

Nah sekarang ini, gue pengen cerita soal perjalanan gue sebagai seorang jomblo yang bahagia. Beberapa waktu belakangan ini, nggak tau apa yang terjadi, entah mungkin karena gue yang makin semok (baca : naik 5 kg dan ga ada tanda-tanda mau turun lagi) dan menggemaskan, atau karena semesta alam yang mendorong mereka, tapi sejak mengetahui status gue yang udah pensiun jadi ganda campuran dan balik lagi ke single, terus rame-rame nih mantan-mantan gue menyatakan bahwa gue adalah yang terbaik untuk mereka. WTF!!!! -_-"
Gue yakin pasti bukan gue aja yang pernah ada di posisi ini. Pasti diantara lo juga ada yang pernah. What did you said to them???


Gue??? Nah... entah karena gue punya trust issue atau emang basi aja ya, gue kok rasanya pengen nampol, noyor, nabok, jitak dan nyantet mereka ya.... KEMANA AJAAAAA???!!!!! Tahunan bareng-bareng, ngelewatin masa-masa naik turun kayak uler tangga, kok bisa-bisanya ya baru sadar kalo gue yang terbaik setelah gue nggak ada.... EMANGNYA OTAK DAN HATI LO SEKECIL ITU SAMPE NUNGGU KEHILANGAN DULU BARU TAU KALO YANG DISEBELAH LO ITU SAYANGNYA SETENGAH MAMPUS SAMA LO DAN MAU USAHA NGASIH YANG TERBAIK BUAT LO????!!! HAAAA?!!! JAWABBBBB?!!! JAWABBBBBBBB!!!!! 

*seseknapas*

*pakeoxycandulu*

*ngitung1sampe50sambilbayanginbibirnyaRioDewanto*

www.indonesianheartthrob.blogspot.com

Emang sih ada yang bilang bahwa kita nggak tau apa yang kita punya sampai kita kehilangan itu. Tapi kok kayaknya gue denger ungkapan itu klise klise bego gimana gitu ya... Menurut gue ungkapan itu cuma buat orang-orang yang nggak sadar diri aja. Yang punya otak tapi nggak dipake, yang punya hati tapi dijadiin pajangan doang. Apapun yang kita punya, baik barang maupun the advantage of someone's companion, harus dihargain. Menurut gue ungkapan itu baru akan terucap saat lo nggak menghargai apa yang lo punya. Lo nggak tau apa yang lo punya??? terus selama bertahun-tahun bersama, kepala lo isinya apa??? hati lo isinya apa??? Badan lo yang gerakin siapa??? Kalo lo bilang itu elo, terus kenapa bisa bilang lo NGGAK TAU APA YANG LO PUNYA???? HAHHHH???!!! JAWABBBBBB!!!! JAWABBBBBBBB!!!!!!

*ngosngosan*

*pakeoxycanlagi*

*ngitung51sampe100sambilbayanginRioDewantoTopless*

*makinseseknapas*


Jadi... intinya, omongan-omongan semacam ini buat gue malah terdengar seperti bullsh*it aja. Jadi sori sori maap kalau gue cuma bisa jawab "BASI!!! Madingnya dah mau terbit!!!!" tiap kali gue denger mantan gue ngomong gitu... Dan buat lo yang ada rencana dapetin mantan lo lagi, pliss deh, pilih omongan yang bener, kasih alasan yang lebih baik. Jangan malah ngomongin hal yang bikin lo keliatan lo bego banget, heartless banget dan brainless banget.

Dan kalo lo diPDKT-in lagi pake jurus semacam ini, terserah aja sih sebenernya. Tapi coba pikirin lagi, lo itu baru "kelihatan" setelah lo menghilang. What kinda person deserve to be treated that way???? gue rasa sih nggak ada... :)

Cheers....






I Dont Care Actually.... :)

Setelah sekian lama, merindu sekali untuk mengisi rumah moody ini...


I'm an indigo. And yes, i tell people that I am because that's what psychiatrists told me. Sebenernya gue nggak peduli lo percaya atau nggak. Karena itu semua nggak akan merubah kenyataan bahwa I do have a lot of weirdness in me. Sesuatu yang gue juga udah males share.

But no.. Gue nggak tergabung dengan persatuan anak indigo Indonesia. Gue bangga dengan diri gue, ofcourse. Tapi nggak menyangkut-pautkan kebisaan gue yang ajaib itu. Di postingan gue awal-awal dulu, gue dah pernah cerita that i was raised by a team of doctors who are non-believers. Mereka menganggap ini semua adalah mental illness. When people told you that you're sick since you're a kid, you're gonna believe it. Itulah kenapa gue nggak bergabung dengan sekumpulan anak hebat pemburu hantu dan pembaca masa depan.

I don't wanna entertain my bad tongue...


Pengetesan ini itu mulai dari yang minta nya enak sampe yang nadanya bau bangke juga gue dah pernah ngalamin. Kalau memang pas lagi bisa sih pasti bakalan gue jabanin. Indigo ini belum ada patokannya mana yang bener mana yang salah. Kalau gue kedengeran ga interest pas lo tawarin test adalah karena gue dah bosen. Coba lo tanya anak-anak indigo lainnya, ada nggak yang di tes melulu sampe tiap 3 bulan hobi banget psikotes.. gue rasa nggak ada deh..

Nggak mau ngabisin waktu dengan mengisi hari-hari hanya untuk mengejar kebenaran label itu. I have lots of bigger passions for myself and the worlds. Mau dibilang bener kek, bohong kek... Ya terserah aja sih.... hehehehe....


I have my own brain, and you have yours. I have my own thought, you do so. I have my own heart, and you do have your own, don't you??? Bebas aja beropini. And so do I. Gue juga bebas share apapun tentang diri gue yang gue mau share. If you find it wrong, it's your problem not mine... :)


Salute...




P.S

Kenapa gue pasang semuanya gambar lilin? Karena gue suka lilin. Tau kenapa orang katolik selalu berdoa pakai lilin? Karena ada ancient story bahwa kalau kita berdoa, asap dari lilin itu akan membawa doa-doa kita ke surga, Dan lilin menurut gue adalah simbol harapan. Saat listrik mati apa harapan lo? pasti "semoga ada lilin...". Kita harus jadi lilin dunia. Karena listrik dunia sudah hampir padam..



Blog Archive