Part-Time Lover

11:57

Kadang jadi kepikiran deh....


Kenapa ya seseorang, baik laki-laki maupun perempuan, mau memutuskan menjalani hubungan dengan seseorang, tanpa kejelasan status. Atau yang orang lebih kenal dengan istilah HTS-an. Dan yang lebih gue heran lagi, kenapa ya seseorang mau menceburkan diri dalam sebuah hubungan terlarang, dengan pacar atau suami / istri orang.

Jangan salah paham ya. Gue nggak men-judge. Buat gue itu adalah hak seseorang untuk menentukan jalan hidupnya.




Tapi begini loh, saat kita menjalin sebuah relationship dengan seseorang, kita bicara soal hati, kita bicara soal perasaan. Kecuali memang kita cuma mau seneng-seneng ya, gue nggak mau bahas yang itu. Tapi yang terjadi disekitar gue, kebanyakan adalah mereka yang menjalani hubungan-hubungan itu dengan serius, dengan hati, dengan perasaan.

Ya buat gue, seseorang yang nggak berani menentukan status hubungan mereka, wether they're a couple or not, tapi obviously treat eachother like one, adalah pengecut. Karena berarti cuma mau senengnya aja. Apalagi mereka yang mikir, Supaya ada alasan untuk ninggalin yang lain saat ada masalah yang nggak enak untuk dihadapin.

Sama aja dengan having relationship dengan suami / istri orang. Do you actually believe them when they say they love you??? well for heaven sake, mereka tidur dengan orang lain di malam-malam when they're not spending it with you.... How come you believe that there's love involve...???




Bagaimana bisa kita percayakan hati kita sama seseorang yang bahkan nggak berani call us as her/his lover? Bagaimana bisa kita percayakan hati kita sama seseorang yang bahkan nggak punya keberanian untuk pegang tangan kita, karena takut ketahuan, takut ada yang liat. (beda ya sama mereka yang nggak mau pegangan tangan karena pemalu, karena nggak nyaman). Beraninya cuma kalo lagi di kamar, berduaan, atau di mobil, berduaan, atau di hotel, berduaan. Is that really enough for you??? you feel that your heart's save with only that...???

Kalo jawabannya Iya.... WOW.... That's unbelievable....

Well, maybe it's just me, tapi gue jujur aja, nggak mau terjebak sebagai seorang Part-time Lover. Apalagi jadi ban serep... *amit-amit*. Gue juga nggak mau memberikan hati gue sebuah kesenangan yang palsu. Sebuah cinta yang semu. Sebuah harapan yang kosong. Gue butuh sebuah kepastian. Untuk memastikan bahwa hati gue berada di tangan yang bener-bener mau menjaganya, keep it save from harm. Cause my heart is one main thing that keeps me alive. Gue nggak tau apa jadinya hidup gue kalo hati gue hancur dan nggak bisa balik lagi.



Nggak usah kasih perumpamaan karena cinta nggak harus memiliki. Karena ini adalah a whole lot different case. Kalo nggak harus memiliki berarti kita dah nggak bisa menjalani hubungan apapun. Dan begitu kita tau kita nggak bisa memiliki, that's exactly the time we gotta let him/her go, and move on with our life. Bukannya malah menjalin hubungan diam-diam. Mengendap-endap.

Love supposed to be something beautiful. Sesuatu yang bisa kita nikmatin secara bebas. Tanpa tekanan, tanpa perasan takut, tanpa was-was. Sesuatu yang bisa bikin hidup kita semakin indah, semakin berwarna dan cerah, semakin nikmat. Bukannya malah bikin makin susah, makin menderita, mau ngapa-ngapain nggak bisa. Tentu aja dalam urusan cinta-cintaan dan relationship, pasti ada masalah. Tapi kalau isinya masalah melulu, apalagi kalau ternyata hubungan ini berdampak susah, sulit, menyakiti dan negatif pada orang lain waduh, mungkin udah saatnya kita mempertimbangkan lagi hubungan itu....



Harusnya kita lebih menghargai diri kita dengan tidak mau dijadikan yang iseng-iseng aja, dijadikan yang kedua, dijadikan yang buat jaga-jaga, dijadikan bukan yang utama. Dan yang paling penting, coba tempatkan posisi kita di posisi istri/suami dari pasangan cinta terlarang kita. Can you really handle, even only the thought, sharing someone you love with another woman/man.....



Think about it....




Call me naive, call me selfish.... I wanna have someone that is just for me. Cause I dont wanna torture myself with those thought of sharing him with another woman.

You Might Also Like

23 comments

  1. kalo pegang tangan di depan umum tidak mau, mungkin dia malu kali..ada orang2 tertentu yg pemalu lho.

    ReplyDelete
  2. kan yang ini jelas, bukan karena malu... hehehehehe.... kan yang lagi dibahas tentang mereka yang nggak mau pegang tangan karena takut ketahuan.... hehehehehe......

    ReplyDelete
  3. memang ya, kalo sdh brbicara hati dan perasaan yg laen lewat deh.. hehe.. tapi bgitulah manusia, kadang2 kelewat diperbudak sama yg namanya perasaan dan akhirnya rela ngejalanin itu smua asal perasaannya tdk 'terabaikan'... hehehe... (^_^) tapi sy pribadi sm kyk Nin, gak mau dan gak akan pernah mau...(^_^)

    ReplyDelete
  4. Perasaan hati.....mana mungkin kita tahu...Apakah kesudahannya? ..atau hidup terus tertipu oleh cinta yang bukan cinta...
    Hmmm...I wonder....

    ReplyDelete
  5. ugh!! tulisan nya berat banget mbak..

    yaah mungkin (menurutku) mereka cuma terlena dengan cinta semu semata..
    dan sekarang kemampuan ngetikku jadi cepet banget! (sorry kalo gak nyambung, hehe)

    ReplyDelete
  6. nice post.. jadi tersentuh nih (kenapa ya?) hehehe

    ReplyDelete
  7. kasian semua pihak kalo gitu..

    ReplyDelete
  8. waduh....kok kayaknya nulis pake emosi! hehehehe
    hari ini jadi ban serep? ngak banget ya Nin!!

    ReplyDelete
  9. -_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
    *******Salam ‘Blog’!!*******
    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    Hihihiiiiiiiiii....
    Saya bingung mau comment apa,,,,

    ^___^

    -_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-

    ReplyDelete
  10. urusan hati susah.
    tapi pasti mereka juga ga berniat mencemplungkan diri ke dalam hubungan yang agak "bahaya"

    ReplyDelete
  11. ealah... semoga ngga terjadi sama saya mbak... tapi saya memang bernah ditembak pacar orang.. suami orang juga pernah.. waduh... saya masih waras.. InsyaALLAH.

    ReplyDelete
  12. jaman sudah semakin bebas dalam urusan percintaan,hingga moral2 yg seharusnya dijaga pun akhirnya dilupakan...

    nikmatnya bercinta versi \m/rocknroll\m/
    haha

    ReplyDelete
  13. hati2 jangan bermain api :D

    ReplyDelete
  14. Cinta kadang Buta
    tapi jangan sampai terjebak dengan cinta seperti itu
    kita dilahirkan dengan jodoh masing2 jadi tidak usah menjalani cinta terlarang

    ReplyDelete
  15. aku datang berkunjung dgn formasi dan PR baru..semoga mav terucap dri mu oleh sbb aku lama ga kesini

    ReplyDelete
  16. wow... ni postingan harusnya di publish di koran2, di pinggir2 jalan, di majalah, di televisi, di radio hahaha
    Bisa mnyadarkan ma orang2 yg seneng jadi slingkuhan....
    but maybe, org yg jadi selingkuhan n nyadar mreka itu cuma jadi slingkuhan memang udah jadi typicalnya, mereka nyadar perbuatannya itu salah dan tau konsekuensinya, tapi apa mau dikata... ya mgkn sperti yg mba bilang klo "just for have fun..." or "just for money"... hahaha

    ReplyDelete
  17. ku[ikir cuman kerja aja yang part time..

    ReplyDelete
  18. aku buat postingan yang mirip mbak, pilih diana atau camilla..menjadi orang kedua emang nggak enak, nggak enak banget, yang ada cuma sakit

    ReplyDelete
  19. Sip-sip-sip....
    BolLeh lah.,

    ReplyDelete
  20. Setuju! saya pernah diposisi cewe dimana pasangan saya mau direbut dan dikejar2 orang secara agresifnya. hehehe. mmmm menurut saya kalau ngga mau kecemplung ya jangan main api, kalo udh tau pacar/suami orang ya pinter2 jaga jarak dan batas. masih banyak laki2 yang melajang hehehe..karena ngga akan ada kebakaran kalo ngga ada yang main api.

    saya suka tulisan ini :)

    ReplyDelete
  21. aku suka sama statement "pengecut" itu. nyentak banget. jadi inget kalo dulu juga pernah jadi part time lover alias hubungan tanpa status. tapi itu dulu, waktu masih culun-culunnya. sekarang sih udah jadi full time. hahaha.

    ReplyDelete

thanks for visiting me... and for replying mine... :)