Movie Whore : HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS (7a)



Sebagai penggemar berat buku Harry Potter, nggak mungkin rasanya gue melewatkan film pertama dari buku terakhir serial ini. Dan kebetulan buku Harry Potter and The Deathly Hallows ini adalah buku favorit gue dari semua buku Harry Potter yang pernah ditulis.




Menurut gue, film ini oke banget. Ceritanya menarik, gambar dan efeknya menarik juga. Gue sangat menikmati film ini.

Tapi karena gue sudah membaca buku ini sampai 5x, kurang lebih gue hapal adegan dan juga percakapannya. Hehehehehe. Dan ternyata banyak banget yang berbeda dari bukunya. Benar-benar berbeda.

1. Di awal film, diperlihatkan Snape berjalan sendiri memasuki rumah Malfoy. Tetapi di buku, seharusnya Snape jalan berdua dengan seorang Death Eaters lainnya. Yaitu Yaxley.


2. Di buku, keluarga Uncle Vernon pergi meninggalkan privet drive dikawal oleh 2 orang Auror. Tapi di filmnya mereka pergi sendiri.

3. Di Film Hedwig mati karena menolong Harry, sementara di buku Hedwig mati karena terkena kutukan saat didalam kandang, terus jatuh karena kandangnya terbuka.

4. DI film, Harry dipindahkan langsung dari Privet Drive ke The Burrows. Sementara di buku, Harry dibawa dulu ke rumah orang tua Nymphadora kemudian melanjutkan ke the Burrows dengan menggunakan portkey.




5. Di buku, Harry sempat merayakan birthday dinnernya dengan kue ulang tahun berbentuk snitch, tepat sebelum hari pernikahan Bill dan Fleurs. Dan pada saat itu lah mentri Sihir datang. Tapi di dalam film mentri sihir datang pada saat pagi di hari pernikahan.

6. Di dalam film, Harry datang sebagai dirinya sendiri di pernikahan Bill and Fleurs. Sedangkan dalam buku, Harry menyamar jadi cousin Barry dengan meminum Pollyjuice poison.

7. Di buku, the kissing between Harry and Ginny terjadi di kamar Ginny dan kemudian di pergokin sama Ron. Sementara di filmnya Harry dan Ginny berciuman di ruang duduk dan yang mergokin adalah George.

8. Di film, ada adegan dimana para Death Eaters datang ke perkawinan dan sempat cast kutukan Avanda Kedavra. Sementara di buku, Lupin menjelaskan di Grimauld Place, bahwa tidak ada yang terluka dan anggota order semua sempat melarikan diri.




9. Di buku, saat menyusup ke ministry of magic, saat mereka keluar, Harry nggak hanya mengajak istri penyihir yang menjadi samaran Ron. Tapi semua mugle dan Halfblood yang dibawa untuk disidang. Dan dia juga sempat mengeluarkan mata Mad Eye untuk kemudian dikuburkan di hutan.

10. Di buku juga ditulis, saat mereka ber apparate dr Ministry of Magic, mereka sempat ke Grimauld Place. Tapi kemudian lari lagi ke hutan. Kalau di film langsung ke hutan.

11. Di buku saat Harry dan Hermione pergi ke Godrics Hollow, mereka menyamar sebagai sepasang mugle. Di film mereka datang sebagai dirinya sendiri.

12. Saat menyup di Ministry of Magic, waktu Harry mau menjemput hermione, di buku digambarkan bahwa Harry datang dengan menggunakan Cloak of Invisibility. Tapi di film dia datang dengan membawa Ron.



13. Harry. Ron dan Hermione ditangkap karena menyebutkan nama Voldemort yang sudah di pasang taboo bagi yang menyebutkannya. Tapi kalau di film digambarkan mereka ditangkap oleh snatcher lalu kemudian dibawa ke rumah Malfoy.

14. Di buku, mereka mengetahui tentang pedang Gryffindor palsu dari mencuri dengar pembicaraan Ted Thonks, Dean, Dirk dengan para Goblin. Sementara di filmnya, mereka mengetahui dari Bellatrix saat menginterogasi salah satu Goblin.




Tapi over all, film ini tetep aja menarik buat gue. Sebeda-bedanya dengan bukunya, tetep aja gue masih menantikan kesempatan untuk nonton film ini untuk kedua bahkan ke 3x nya. Hehehehehe... Potter never failed me... :) terutama kalo ada Luna Lovegood. I love her...





Gue nggak sabar nungguin seri keduanya..... :)

Oh iya, mau tau, kira- kira kalian akan masuk di rumah apa di Hogwarts???? ikutin tesnya ya. Kalo gue ini hasilnya.....





dan dari link satunya ini hasil gue....




Picture Of The Day


"In New York's Times Square a white-clad girl clutches her purse
and skirt as an uninhibited sailor plants his lips squarely on hers"

-Alfred Eisenstaedt-


foto ini diambil oleh Alfred Eisenstaedt pada tanggal 14 Agusutus 1945 di Times Square, New York. Foto ini diambil tepat pada V-J Day. V-J Day adalah Victory Over Japan Day, Atau hari dimana Jepang menyerah. Pada hari tersebut juga dijadikan tanda bahwa perang dunia ke II telah selesai. Pemandangan ini juga di abadikan olaeh seorang jurnalis yang bernama Victor Jorgensen, tapi dari sudut yang berbeda.



"Kissing The War Goodbye"
-Victor Jorgensen-



Jogja Trip

Hai all.... Selamat sore semua.... How's everybody's weekend??? Hope you have a great one ya....

Gue pengen cerita nih. Seminggu yang lalu gue sempet pergi ke Jogja untuk menjalankan tugas relawan gue. Walaupun cuma 3 hari, tapi menyenangkan deh. Gue selalu bahagia setiap melakukan tugas ini.

Ada yang berbeda dengan tugas gue kali ini. Setiap ada bencana, biasanya gue selalu di bagian evakuasi. Gue selalu kebagian tugas untuk cari korban hilang, ataupun evakuasi korban selamat. Tapi kali ini, karena medan yang sangat berat, gue nggak diizinkan untuk membantu di bagian evakuasi. Yang diijinkan untuk membantu meng-evakuasi hanya dari anggota TNI, Polisi, dan juga relawan-relawan yang sudah berpengalaman dan pernah mengikuti pelatihan-pelatihan khusus evakuasi. Rescue yang diizinkan juga hanya beberapa tim saja. PMI, Tagana, Global dan beberapa lainnya. Bahkan anggota-anggota dari mahasiswa pecinta alam pun baru terakhir-terakhir diundang. Saat kondisi Merapi sudah mulai tenang.


keadaan Magelang sekitar jam 4 sore

sepanjang jalan tertutup debu

Jadi gue membantu di pengungsian. Bagian penerimaan bantuan dan dapur umum. Luar biasa banget ternyata kerjaan di pengungsian.


posko ini sekitar 5 km dari candi Borobudur. jarang mendapat bantuan karena agak jauh.


Membantu di tempat pengungsian ternyata lebih melelahkan dari yang gue kira. Karena kita berhadapan dengan ratusan orang dengan kondisi yang berbeda-beda. Sebagian dari mereka ada yang bisa menerima dengan sangat baik keadaan bahwa mereka sedang ditimpa kemalangan, sebagian lagi ada yang kurang baik, dan sebagian lagi tidak bisa menerima sama sekali. Ternyata di posisi ini, nggak hanya fisik gue yang diuji, tapi juga mental gue.

Beberapa yang bisa menerima dengan baik kenyataan akan keadaan mereka sekarang, sangat kooperatif. Mereka benar-benar sangat membantu dan meringankan tugas gue dan teman-teman yang lain. Begitu juga dengan anggota TNI yang sangat luar biasa. Tetapi beberapa yang kurang bisa menerima kenyataan bahwa kondisi mereka tidak seperti dulu lagi, sering banget melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang kurang enak.


saat ada donatur menyumbangkan bantuan dan juga boneka untuk anak-anak.

Tapi ya itulah, namanya juga datang sebagai relawan. Nggak ada yang suruh nggak ada yang ajak. Datang sendiri dengan kemauan sendiri dengan niat sendiri. Jadi nggak boleh mengeluh. Hehehehehe.... Tapi gue sangat menikmati pengalaman baru gue ini....

Di salah satu malam gue disana, saat tugas sudah selesai dan lagi beristirahat, gue melihat beberapa anak-anak sekitar umur 10-15 tahun bermain bersama. Gue hampir-hampir nangis bombay saat gue mendengar pembicaraan mereka. Salah seorang dari mereka bilang "Kapan ya kita bisa pulang ke rumah. Bisa sekolah. Bisa main lagi di lapangan....", terus ada yang kelihatannya lebih tua menjawab : "Sudah kamu nggak usah takut ndo. Ini semua sudah jalannya Gusti Allah. Kalau memang nanti Gusti bilang kita balik ke rumah, pasti kita akan balik lagi. Sabar ya ndo... yang penting kan kita masih bisa main sama-sama..."

Ya Tuhan, anak sekecil itu punya kebijaksanaan dan keikhlasan sebesar itu.....


Wisnu, 1 tahun. Badannya bentol-bentol dan ruam karena alergi abu vulkanik.

cuma dapat boneka kecil-kecil begini, anak-anak ini nggak berhenti senyum dan riang sampai besok paginya loh..

Berasa ditampar bener gue sama omongan anak itu. Terkadang cuma karena keadaan dan situasi nggak sesuai dengan harapan dan perencanaan kita, melenceng sedikit aja dari gambaran kita, wah dah abis Tuhan kita jutekin. Jangankan bersyukur, untuk bisa nerima bahwa itu semua adalah rancangan Tuhan aja, kadang butuh waktu yang lama. Omongan anak itu menyadarkan gue betapa terkadang gue sangat amat tidak bersyukur.


senangnya di Jogja ada Circle K. Tempat favorit gue... murah meriah gonjreng. Hehehehehehe

tangan kiri gue terkilir karena salah gerak.

Itulah kenapa gue menyukai kegiatan gue menjadi relawan ini. Karena gue yakin ini adalah panggilan jiwa gue. Dan setiap perjalanan mengajarkan gue satu pelajaran baru. Apalagi kepuasan bisa membantu mereka yang lagi ditimpa kemalangan, walaupun nggak seberapa, tapi itu seperti jadi makanan buat jiwa gue.

Yuk teman-teman, kita bantu mereka. Nggak hanya di Merapi, tapi juga di semua penjuru Indonesia yang sedang terkena bencana. Sekecil apapun sumbangan dan tenaga yang kita berikan, itu berarti loh buat mereka. Dan saat kita membantu orang yang sedang kesusahan, bukan hanya kita membahagiakan mereka, tapi juga kita membahagiakan diri sendiri. Senyum yang mereka kasih ke kita, Priceless. Nggak percaya??? coba aja.... :)

Special Thanks buat Pipit, Theo Papap, Fatih dan Abi yang udah nemenin aku selama di Jogja. Dan terimakasih untuk makan malam yang luar biasa di Raminten. Tuhan yang bales ya teman-teman....


Theo, Fatih dan Abi

Pipit dan Aku

Makanan Jogja murah bangeeeettttttt!!!!!!

"Happiness can be found, even in the darkest of time. If one only remember to turn on the light." -Albus Dumbledore, Prisoner of Azkaban-



P.S

Gue dapet puisi dari seorang sahabat. Luar biasa. Walaupun perjalan kita dipenuhi dengan cercaan plus makian plus hinaan, tapi lihat, Tuhan nggak tinggal diam kan... Karena kita melakukan sesuatu yang benar. Terimakasih tante... :)


Perjalanan ...

Melangkahlah kaki,dalam kegalauan,keraguan ..
Sejarah dalam lembaran kehidupan ku
Keyakinan dan semangan itu yg mendorong ku
Betapa penakutnya aku ...


Jemari yg panjang dan lembut itu menuntun ku
Dengan hatinya yg kuat dan jiwanya yg pemberani
Menuntunku menuju rangkai besi panjang yg disebut gerbong ...
Mendudukan aku,untuk menatap luasnya dunia,indaahnya alam



Nikmatilah iya meyakinkan aku,bagaikan pemandu handal ..
Dan sesudah itu iya terlelap dalam tidurnya yang terlihat amat sangat lelap
Seandainya dia tau apa yang aku rasakan ....
desiran desiran riak riak yg seakan menyirami mencucu hati ku



Dan jiwa ini melalap semua indahnya alam bagaikan jiwa yg kelaparan
Dan desiran desiran itu berkali kali kurasakan
Letupan2 kecil dari rasa bahagia itu
Mengisi ruang rongga dada yg sudah lama hampa



Rangkaian besi baja itu menghantar aku dan jiwa ku
Pada tujuan mulia namun toh banyak menuai cela ...biarkan lah
Dan aku menatap bola matanya mencari kekuatan jiwanya
Dan jiwa dan hati ini mengucap Trima kasih sudah menjadi teman,sahabatku ...




Thank u so much Pink.Gbu.

Iklan Yang Paling Gue Benci!!!!!!

Ngerasa nggak sih sekarang nyari es krim Magnum Walls itu susaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh...... BANGET!!!!!



Sejak keluar iklan yang cewe yang makan magnum terus berasa jadi ratu itu, tiba-tiba es krim faforit gue itu seperti raib di pasaran. Keseeeellllll....... Gila ya bagaimana iklan bisa mempengaruhi animo pasar terhadap suatu produk. Tapi mungkin itu strategi pemasaran juga ya. Bukan sekali nih eskrim favorit gue menghilang dari pasaran. Dulu es krim cornetto mini juga tiba-tiba missing in action setelah keluar iklan yang ada mahluk-mahluk kecil berusaha ambil Cornetto nya. Hadeeeuuuuuhhhh..... Jadi sudah official, gue benci bangetttt kedua iklan itu!!!!!



Sebagai penikmat kedua es krim itu, gue ngerasa sebel berat, soalnya gue bisa beli es krim itu 3-4x dalam seminggu. Sekarang susaaaaaaahhhhhhhh banget...... Sekalinya ada harganya naik sampe Rp. 11.000. Tapi ternyata yang kecarian bukan cuma gue aja loh. Teman-teman gue juga banyak yang sampe keliling Jakarta untuk cari es krim itu. Belakangan gue tau, bahwa strategi pemasaran macam ini tujuannya adalah untuk mensukseskan acara launching Magnum rasa baru di salah satu mall di Jakarta......

Semoga setelah ini, nggak jadi repot begini mau cari Magnum dan Cornetto mini kesayangan gue itu.....





P.S

Ternyata eh ternyata, yang mengedit dan mixing suara di kedua iklan itu adalah sodara-sedara gue sendiri.... hadeuuuuuhhh.... ternyata kalian punya andil ya!!!!! Semoga Tuhan mengampuni apa yang kalian lakukan kepadaku!!!!! *lebayatun*


Calvein, yang mixing iklan Magnum versi cewe makan Magnum trus jadi Ratu


David, yang mixing iklan Cornetto mini dengan mahluk-mahluk kecil annoying itu...

OBAMA Dan Sebuah Ironi.....

Pagi ini merupakan hari Pahlawan yang bersejarah bagi Indonesia. Karena hari ini kita kedatangan tamu Presiden Amerika Serikat, Barrack Husein Obama. Tokoh ini sangat spesial bagi sebagian masyarakat Indonesia. Seperti yang kita tau bahwa Obama pernah menghabiskan 4 tahun dari masa kecilnya di Jakarta.


obama saat bersekolah di Jakarta

Tadinya gue termasuk salah seorang yang biasa-biasa aja menanggapi terpilihnya Obama sebagai presiden U.S.A serta kunjungannya ke Indonesia yang sempat 2x tertunda. Dan gue pun sempat menuliskan di account twitter gue, @simariamercedes , what is so special about Obama. He spent 4 years here, so...??? It's not like he's gonna save us from poverty or something... Menurut gue reaksi masyarakat agak terlalu berlebihan aja. Banyak yang dengan percaya dirinya menulis "Welcome home, Mr. President.". Gue sempat menimpali status-status seperti ini dengan nada agak cuek, yeah rite, kayak dia anggap ini rumahnya aja.

disambut oleh Presiden Indonesia dan ibu di Istana

Memang beberapa hari sebelumnya, gue sempet nonton sebuah film di HBO tentang Obama. Mulai dari pelaksanaan kampanye sampai dengan pemilu sampai dengan pengangkatannya. Gue bukan seseorang yang menyukai politik walaupun gue kuliah di jurusan yang harusnya berhubungan dengan politik, jadi gue nggak terlalu memperhatikan tentang isi speechnya dia. Tapi yang gue lihat dia as a person sepertinya memang sangat berkharisma, dia bisa membuat pekerja-pekerja di sekitarnya nyaman walaupun sedang dalam tekanan, dan dia adalah seorang family man. Tapi kekaguman gue hanya sebatas itu aja.


baru tiba

Hari ini, semuanya berubah. Dan itu semua karena kuliah singkat yang ia berikan di kampus Universitas Indonesia.


di Universitas Indonesia memberikan kuliah umum yang sangat inspirasional


Pertama kali gue tetap tidak terlalu menyimak isi speechnya. Komentar gue hanya, suaranya Obama ini bisa bikin semua orang memperhatikan dia. Body languagenya sangat santai tapi berwibawa. Dan dia berpidato dengan lancar tanpa melihat lihat catatan.

Karena diulang-ulang di semua stasiun tv, akhirnya gue pun tertarik untuk menyimak pidatonya. Kebetulan ada yang sedang siaran ulang dari awal. Dan BAMMMM!!!!!!! He stunned me with his first Sentence...

"Terimakasih...."
.

Dari kalimat pertama itu aja, udah bikin gue penasaran. Berapa banyak bahasa Indonesia yang akan dia pakai. Ternyata yang mengagumkan bukan hanya banyaknya kata-kata dalam bahasa Indonesia yang digunakannya. Memang tidak terlalu banyak, tapi semuanya kata-kata yang sangat penting, yang mungkin banyak orang Indonesia asli sudah tidak pernah menggunakannya lagi....

"Indonesia adalah bagian dari saya..." , "Bhineka Tunggal Ika", "Pancasila"......





Mulai dari pertama speech sampai terakhir dia menutupnya, gue seperti terhipnotis oleh dia. Pembahasannya, cara dia membawakannya, intonasi dan sorot matanya. Luar biasa banget. And then yes..... Suddenly I feel Proud.... Tiba-tiba gue menjadi sangat-sangat bangga. Bukan terhadap Obama yang pada faktanya pernah jadi anak menteng, atau hal-hal yang seperti itu. Tapi gue bangga karena ternyata Indonesia memang sangat indah. Seseorang yang hanya tinggal 4 tahun disini saja bisa melihatnya, dan infact itu membekas di diri dia. Dia belajar toleransi, dia belajar rendah hati, dia belajar menghormati dan belajar bersosialisasi, dari norma-norma Indonesia.

Gue bangga karena pada akhirnya mata gue terbuka, bahwa ternyata negara kita tidak terlalu beda dengan negara adikuasa itu. Ternyata sebenernya masih ada harapan kalau kita semua mencintai negeri ini dengan sepenuh hati dan berjuang bersama. Karena negara besar itu pun dulunya seperti kita.....

kapan ya Indonesia punya seseorang yang seperti ini. Bisa menginspirasi banyak orang dengan kata-katanya.

Gue bangga bahwa seorang tokoh internasional, penerima nobel, mengakui bahwa Indonesia adalah bagian dari dirinya, bahwa norma-norma dan pendidikan dasar Indonesialah yang membuat dirinya menjadi seperti sekarang ini. Dan gue bangga, bahwa seorang Barrack Obama tanpa malu mengakui Indonesia adalah kampungnya.... He open my eyes..... :)

Banyak yang bilang semua isi pidatonya adalah basa basi dan bermuatan politik. Well I say, We will never know. He might not save us from poverty or something, but he did save me from negativity. I started falling in love again with Indonesia........ Presiden Amerika membuat gue jatuh cinta lagi sama Indonesia. Perasaan yang nggak pernah di timbulkan oleh presiden atau pejabat atau siapapun dari negeri sendiri... Ironis.....






Sepertinya gue akan banyak bercerita tentang ketertarikan gue sama tokoh yang satu ini.... I'm in love..... :)

I LOVE YOU

Happy birthday my dear baby,

ANGELINE MAGDALENA TICOALU.....



I'm wishing you all the best in the world. And praying hope you win the Kejurnas, as usually. And I hope our plan, you know, "the plan', can be done perfectly the way we want it.....



-BIG LOVE-

Words Of Wisdom



"Tuhan memberikan cobaan kepada umatnya melebihi kemampuan kita, melebihi kekuatan kita, supaya kita kembali kepada-Nya, menyerahkan semua kembali kepada-Nya dan mengandal kekuatan-Nya. Total Surrender."


-moody ninneta-

Untuk semua yang sedang berduka, this is a song for you.... Sebagai tanda bahwa, I feel you my brothers and sisters.... God be with us....


Menangislah Bila Harus Menangis



Jangan tahan air matamu tanah airku...
Tidak perlu berusaha kuat, kalau kenyataannya memang sedang rapuh.
Menangislah bila harus menangis.
Merataplah sampai kau puas.
Tidak usah menghawatirkan apapun di masa depan.
Resapi apa yang memang kau rasakan.
Biar Tuhan yang mengatur hari esok.

Sekarang, menangislah sampai puas.
Supaya setelahnya, bisa terkumpul semua kekuatan untuk bangkit.
Supaya setelahnya, ada kekuatan yang terbangun dari ribuan ketenangan...

Menangislah bila harus menangis....






Turut berduka atas meninggalnya saudara-saudaraku karena bencana Merapi dan juga tsunami di Mentawai. Tuhan tidak tutup mata. Surga melihat. Serahkan semua kepada tangan Tuhan. Serahkan semua pada kekuatan-Nya, agar kita bisa melanjutkan apa yang sudah digariskan untuk kita.

Cheating

Everybody's CHEATING.
Meresahkan sebenernya melihat betapa seseorang yang udah punya pacar, jalan sama orang lain in a romantic way. Apalagi kalau seseorang itu adalah seseorang yang gue kenal.

Gue resah bukan karena gue sok suci tanpa dosa, nggak lah.. Bukan juga karena gue suka men-judge orang. Gue nggak suka campurin urusan orang kok. Tapi gue jadi resah karena gue jadi bertanya-tanya (baca: khawatir) kalau pasangan gue bakalan selingkuh. Habis semua disekitar gue bisa sangat menikmati dan sangat jago menyembunyikan perselingkuhan mereka.



Akhirnya pada suatu malam kemarin-kemarin, terjadilah percakapan antara gue dan Bimo soal perselingkuhan ini. Kurang lebih seperti ini :

(percakapan sebenernya dalam bahasa Inggris, tapi di terjemahin aja deh biar lebih menunjukan kecintaan gue terhadap bahasa Indonesia. Kalau agak aneh, maaf ya... Hehehehe)

N :
"Kalau kamu selingkuh, aku nggak tau bagaimana menghadapi keadaan diantara kita berdua. Walaupun aku berusaha untuk tetap tinggal, aku yakin semuanya nggak akan pernah sama lagi."
B :
"Kalau semuanya nggak sama lagi, aku nggak mau. Mendingan Stop aja"
N :
"Kalau gitu jangan selingkuh ya...."
B :
" Nggak akan. *senyum*. Tapi kamu kan tau pasti apa kelemahan aku. Itu kenapa kalau kita punya masalah, kita harus fokus dalam menyelesaikan masalah itu. Jangan malah pergi begitu aja. Karena itu akan menciptakan waktu yang rawan buat kita berdua. Nggak cuma aku, kamu juga."
N :
"Kalau begitu kamu nggak bisa janji apa-apa dong?"
B :
"Aku janji sama kamu, bahwa aku sayang sama kamu apapun yang terjadi, aku janji aku akan usaha sekuat tenaga aku untuk kita, aku janji aku akan setia. Coba deh kamu berhenti berfikir dan berkata bahwa aku akan selingkuh. nggak akan kejadian kok."
N :
"Labil. Katanya nggak bisa janji apa-apa."
B :
"*senyum*. Begini maksud aku. Do this. Jangan pernah berhenti sayang dan cinta sama aku, karena itu yang aku lakukan. Aku nggak kasih kamu kesempatan atau alasan untuk kamu selingkuh. Jadi kalau kamu masih selingkuh juga, itu berarti kamu lakukan itu karena 100% kemauan kamu."
N :
"Setuju."


Setelah pembicaraan malam itu, pikiran gue semakin terbuka. Setelah gue renungin lagi, ternyata yang diomongin Bimo, semuanya itu benar. Terkadang saat kita lagi berantem sama pacar kita, kita malah suka main pergi begitu aja. Nah kalau memang tipe cowo kita adalah tipe yang ditinggal saat berantem, terus nangis ngunci diri di kamar sambil nimbang-nimbang mau minum baygon sih santai, berarti kita bebas dari resiko diselingkuhin. resiko punya cowo begini ya berarti ditinggal mati. hehehehehe. Nah kalo tipe cowo kita adalah yang kalau stress maunya jalan-jalan, belum lagi temennya banyak termasuk temen perempuannya, itu kan rawan.


Karena kalau kita bener-bener menciptakan masa rawan itu, terus ada orang yang salah masuk di waktu yang bener gimana... Di masa yang rawan begitu kan biasanya otak pikirannya nggak jernih, yang berbicara adalah emosi kita, kegalauan kita seperti mengambil alih semua pikiran dan badan kita. Bisa-bisa bermulai dari sekedar curhat berakhir pada perselingkuhan.

Itupun nggak hanya sama cowo loh bisa kejadian. Sama perempuan juga begitu. Kalau lagi labil, ada yang memperhatikan, ada yang sayang-sayang, ada yang elus-elus kepala, langsung luluh. 2 malam aja berlangsung begitu, hari ke-3 bisa langsung meng-claim diri sendiri lagi jatuh cinta lagi sama orang yang lebih baik. Padahal belum tentu lebih baik.



All I'm saying is, ternyata benar, daripada terus-terusan memikirkan kemungkinannya pasangan kita selingkuh, terus-terusan curiga sama pasangan kita, mendingan kita sayangin aja nggak berhenti, perhatiin nggak berhenti, jadi nggak ada celah, kesempatan atau alasan buat mereka untuk selingkuh.

Kemungkinan untuk selingkuh selalu ada. Even buat kita yang merasa sudah menjadi orang yang paling setia diseluruh jagat raya. Selingkuh nggak hanya melulu karena kita menginginkannya. Tapi terkadang kalau sudah terbuai keadaan, dimana pasangan juga seperti memberikan alasan buat selingkuh. Sebelum nyesel, mendingan lakukan sesuatu deh. Jangan dikasih alasan ataupun kesempatan. Ya kalau toh masih diselingkuhi juga, at least kita tau itu bukan karena kita.




Kalau memang kita udah dapetin semuanya dari hubungan kita, sepertinya kemungkinan untuk selingkuh sedikit. Kecuali memang kita dapet pasangan yang kayak laler. Sukanya hinggap sana hinggap sini main kotor-kotoran. Hehehehehehehe....



You know what?! I really miss you guys.....