Weekend Ceria...

Hai hai hai.... gimana wikennya???


Kalo gue, sungguh sangat menyenangkan.....

Hari Sabtu, ngumpul di studio om gue untuk nyelesaiin mixingan terakhir dari kerjaan yang lagi kita kerjain untuk WALLS, sambil main billiard,




trus selesai jam setengah 5an.... kita pulang naik motor... konvoi 3 motor... sepi yah... hehehehe....










Tiba-tiba diperjalanan pulang.......

kita memutuskan untuk pindah tujuan... nggak langsung pulang.... jadi nyangsang deh kita ke Taman Menteng.





main ayunan.................







sambil gelantungan......





dan foto ala boyband....




Trus pulang deh bobo.......



Malemnya ke kawinannya Kobre & Milda deh..... Makan-makan, foto-foto, kangen-kangenan sama temen-temen kecil yang dah lama nggak ketemu....











Abis itu cium pengantennya sambil pamit pulang.....




Yah kira-kira begitulah weekend indah gue.... Gimana dengan kalian? yaaaah apapun bagaimanapun weekend yang kalian hadapi, tetep ceria dan semangat ya menjalani minggu ini... nih untuk menceriakan awal minggu kalian dan supaya tetep semangat, aku kasih hadiah video clip paling oke minggu ini.....





Tetap semangat ya....

kisses,




PERFECT GIFT

2 Tahun yang lalu... Bulan-bulan segini... Tanggal-tanggal segini....

Hubungan gue sama nyokap lagi parah-parahnya... Gue sama nyokap emang nggak seperti hubungan ibu dan anak perempuan yang pada umumnya deket banget. Gue dan dia presentasi akur sama nggaknya sekitar 45% akur-55% nggak. Kalo kata orang itu karena sifat dan karakter gue mirip banget sama nyokap.

2 tahun lalu, adalah hari-hari menjelang trip gue ke Israel bareng sama nyokap dan kaka gue. Emang nggak ada yang aneh dari nyokap. Dia tetap melakukan hal yang dia lakukan setiap kali kita mau pergi. Secara gue ga bisa packing, i always have a packing crisis, nyokap yang urus semua, mulai dari belanja sampe masukin ke koper. Sampai awal Desember kita berangkat, gue santai aja terima beres. Maklum deh, bontot nggak jadi......


Mesir. Nyokap selalu bawa tas isinya makanan dan Coca cola

Yang berbeda dari trip ini adalah waktu di Israel.

Nyokap gue adalah penderita kanker kelas kakap alias stadium canggih, sekaligus juga wanita dengan jutaan bisnis. Jadi dia nggak pernah yang namanya nyiapin sarapan atau apa gitu. Karena doi adalah wanita mandiri, nyokap mendidik gue dan kaka gue untuk mandiri... well diliat dari my packing crisis you could see that i'm a failure in certain things, hehhehehe...


Full of challenge, ini foto di gereja yang harusnya ga boleh pake blitz.. but we did it...



on the street of Tel Aviv

Selama hampir sebulan di perjalanan nyokap gue beda banget. Kita sarapan diambilin, tidur diselimutin, jalan-jalan dibawain bekel, bahkan waktu asma gue kambuh dilaut mati, nyokap dengan sigap ngurus gue. Padahal gue dah terbiasa santai ngurus penyakit gue itu. Dia pula yang ngelatih. Terus yang paling aneh, di tengah kondisi gue yang ga terlalu akur dan deket, dia hapal banget jadwal gue laper, gue ngantuk, gue ga suka apa, gue suka apa, gue nggak boleh apa. Dan yang paling luar biasa adalah dia ngebiarin gue untuk minum coca cola sebanyak yang gue mau... Gue dari kecil dilarang minum coke karena ada masalah dengan darah. Intinya dia sangat fokus sama kita dibanding jalan-jalannya.


Di bandara Abu Dhabi, sebenernya ada cocacola di tangan gue

coke for night

coke for day

It was a great and an unforgettable trip.... Mom always made us smile and laugh with her brilliant ideas and pictures.... We were planning another trip on April to celebrate my at-last-graduate event... Ke Turki, trus langsung Eurotrip baru deh jenguk tante ke NYC......


big brother

it's her idea... katanya mukanya mirip sama modelnya walls... hehehehhe


Tapi Tuhan punya rencana lain.......

Sepulang dari Israel, keadaan nyokap berangsur-angsur menurun. Kanker di pita suaranya udah menyebar sampai ke saluran pernafasan. Peperangan fisik dan mental bagi nyokap pun di mulai. Begitu juga dengan keluarga. Nyokap emang langganan masuk RS, tapi nyokap itu kuat banget. Bahlan dokter2 aja mengakui itu. Kanker itu udah membuat lubang besar sepanjang lehernya. Nyokap harus di tracheasthomy, dikasih lubang untuk bantuan pernafasan. Kanker di lehernya itu emang selalu ngeluarin darah. Udah lama begitu.

Somehow, gue sekeluarga, dan gue rasa nyokap juga tau, bahwa ini adalah perjuangan yang terakhir. Jadi istilah kata gue dan keluarga all out deh. Begadang radikal pun kita jalanin secara bergantian... Sampai dropnya pun gantian...


8 April 2008



Nyokap di jemput Tuhan. Karena kankernya sudah naik sampai ke otak. Membuat kepala nyokap gue membesar. Akhirnya penderitaan nyokap selesai. Dia udah jadi pemenang....

Kita sebenernya udah dikasih tau sama dokter, tapi tetep aja, loosing a mom and a wife it's so damn hard... Tapi ya mau diapain lagi... That's life.... Pasti ada akhirnya....

loosing a wife


loosing a mom

loosing a friend

loosing my number one super best friend and enemy and loosing a true love

Dulu gue pernah bertanya-bertanya, jauh sebelum nyokap dipanggil, gimana perasaan gue waktu harinya tiba... Apakah gue akan menangis atau gimana ya.... Ternyata gue hanya menangis saat nyokap gue pergi. Begitu disemayamkan dan di makamkan, nggak nangis sama sekali... Tapi setelah lewat 40 hari, rasanya makin kerasa.... Dan ternyata gue masih menangis sampai hari ini.....

Gue termasuk orang yang susah mengungkapkan perasaan, sama seperti nyokap gue... Hanya lewat tulisan.... Jadi gue bikin puisi ini untuk nyokap.... Gue nggak terlalu pintar dengan puisi, tapi ini adalah curahan hati gue.....


I know that i wasnt the most perfect daughter in the world
I know that we weren’t as close as you and i hope we were
I know that i broke your heart billions times
I know that what we had wasnt normal like anyother motheranddaughter things
But….
I know exactly that you loved me since the 1st time you saw me
I know that you love me so much eventhough you always been hard to me
I know that everything that you do is for me
I know that you sacrifice yourself for me
I know that you’ve given me all your love and life
And……
I’m sorry that i break your heart
I’m sorry that i keep yelling at you
I’m sorry that i was even harder
I’m sorry that i didnt spend more time with you like you want
I’m sorry that i make you feel that you’ve never had a daughter
I’m sorry for all the things I’ve done
And Mommy…..
Now I know, that I meant the world to you
and you should know that you mean the world to me too
And I will always love you
Forever and ever


Now I know that the trip is a gift ya ma... Your last gift for me and kaka.... That's the most perfect and precious gift I ever had...


I miss you Mumzy.....

Some People just Shouldn't Have Kids...

Hoi hoi hoi....
('m just trying to find a perfect "hi" to start.... I don't think it's working aite'...? Too Punk-ish? I know.....)

Kemaren gue sempet ngobrol sama pengacara gue, Noverian Utama Sarjana Hukum (he loves to be mention like this, dont ask), dan obrolannya sangat teramat benar-benar penting.... Kita ngobrolin tentang berapa banyak penyanyi cilik tahun 90-an yang berhasil nggak hanya waktu mereka masih imut dan irresistible... Tapi yang bener-bener bisa sampai ke puncak setelah wajah asli mereka keluar... Gue punya teori sama nyokap bahwa wajah asli manusia muncul tepat di umur 20 tahun...

Well..... only one name come to my mind.... Agnes Monica..... nggak tau deh kalo ada yang lain. Tapi buat gue hanya dia yang bertahan. Dan konstan dalam berkarir tanpa ada break panjang...


Agnes Monica kecil


Agnes Monica Sekarang, dia dapet award di tahun yang sama dengan tahun debutnya Sherina..

Menurut gue, dia berhasil karena dari kecil dia emang udah suka didunia itu. Dan dia mulai keluar di tivi bukan pas di umur yang terlalu kecil (well at least saat dia dah bisa ngomong "R"). Dari kecil dia suka ngeliat dirinya di Tivi, dia suka acting, dan dia suka nyanyi dan dance... Dan dari kecil dia nggak rewel untuk syuting dan take vokal. Karena dia suka melakukan itu. Dan one thing great about her parents is, they know how to slow her down.... Ga ngebiarin anaknya kehilangan masa sekolah dan jam mainnya.... (ga sok tau loh, ini cerita dari salah seorang sahabat keluarganya.... Hai Mas Heru....)

Gue tau perlu banget sih kita mendukung anak atau adik kita untuk mengembangkan bakatnya. Tapi kalo kelebihan kan jadinya eksploitasi ya... Dan karena om gue adalah seorang produser, tentu aja dia punya berbagai cerita soal itu. Dan mulailah dia bercerita tentang bagaimana dulu banyak dari nggak terlalu banyak artis cilik kita dipaksa orang tuanya untuk tetep shooting atau take suara, padahal udah ngantuk, padahal udah cape.



Melisa, padahal lagunya melegenda banget...



I'm sorry, somebody bought me this when i was little, and it ended up in the toilet... One of this girl had this long hair to her butt... and it's curly... It's just scared the hell out of me, no offense...


Chiqita Meidy, Dia coba untuk balik ke industri, but with a red hair... Honestly???? Don't you think we have enough Mulan Jameela goin on here???

Dang.... Jadi beneran karena mereka mau jadi artis, atau karena orang tuanya yang mau punya anak artis... Mengembangkan bakat atau ekspkoitasi.....

Kalau menurut gue, untuk bisa berhasil, kedua-duanya harus singkron. Alias anaknya juga mau karena dia sendiri yang mau, dan orang tua harus mendukung. Walaupun mendukung, tapi jangan sampe ke-lebayan juga. Udah jam 3 anak masih disuruh syuting. Komitmen sih komitmen, tapi inget dong, tugas anak-anak adalah bermain dan belajar.. Masa kecil adalah masa yang paling penting bagi seorang manusia untuk menentukan dia akan menjadi orang yang seperti apa... (yes people, I watch Oprah...)

Jangan bilang anak-anak belum tau apa yang mereka inginkan... Yang bilang gitu, i give you one hour with my daughter, and you'll see.... Tapi kita sebagai orang tua tetep harus tau gimana caranya ngerem supaya anak-anak nggak kehilangan haknya....

ini bukan artis cilik... this is me and my cousin @ Inul Vista... well atleast we are self-conscious and keep our voice to ourself.....

Siapa sih yang nggak bangga punya anak sering keliatan di tivi, siapa sih yang nggak bangga punya anak kalo dibawa ke mall semua orang pada mau minta foto dan minta cium dan minta ditonjok gara-gara nyubitin atau gigit sembarangan.... Gue yakin semua mau, tapi kalau kita membuat mereka lupa akan tugas nya sebagai anak kecil dengan menyuruh mereka kerja terus, then shame on us.....

some people just shouldnt have kids.....


Movie Whore : THE GILMORE GIRLS

Udah beberapa hari ini masih terlarut dalam suasana yang masih agak sedih, gue nggak kemana-kemana. Di kamar seharian. Sambil melakukan salah satu hobi agak aneh gue. Nonton DVD lama yang udah pernah gue tonton.. Gue sangat suka nonton, sampe suka dibilang Movie Whore sama sahabat-sahabat gue

Gue suka banget nonton film yang sama berulang-ulang. Misalnya gue nonton titanic 9x, legally blonde 13x underworld 17x, sweet november 26,5x , Gossip Girl udah ngga keitung sampe cd nya rusak. Dan yup, gue hitung. Gue catet. Pathetic? I know.... It's just some indigo thing...

Dan pilihan gue kali ini jatuh kepada......


Yes... Ini adalah serial Gilmore Girls. Sempet hits sekitar tahun 2002-2007. Ceritanya tentang seorang single parent yang membesarkan anak perempuannya sendirian. Dia keluar dari lingkungan bapak-ibunya (The Gilmore) yang kaya raya karena dia hamil diluar nikah. Bukan karena diusir, tapi karena dia mau hidup mandiri nggak dibawah tekanan ibunya yang luar biasa "bangsawan"

Loreai Gilmore (Lauren Graham), my favorite mom character

Mereka tinggal di kota kecil namanya Stars Hollow. Ceritanya berkisar dari anak nya di SMU sampai dia kuliah di Yale University.


Rory Gilmore (Alexis Bledel), ibu kandungnya Alexis namanya "Nanette", some people call me with that name too... i always knew we had some connection... hehehehehe

Kenapa gue suka film ini? karena banyak hal yang bisa gue ambil dari cerita ini. Kurang lebih gue mengalami hal yang sama dengan kisah si Ibu, Lorelai Gilmore. Bahkan kebiasaan dan kepribadian gue hampir mirip.. (sayang mukanya nggak mirip....). Dan anak gue perempuan, seperti Rory Gilmore. Yaaa gue harap anak gue bisa sepinter dia... (moga-moga gedenya mukanya berubah juga jadi kayak Rory... amin amin amin). Gue suka banget hubungan ibu-anak yang mereka punya. Gue harap gue bisa seperti itu dengan anak gue....

Dari film ini gue juga belajar untuk jangan pernah putus asa demi anak gue. Dan segala sesuatunya emang nggak mudah, tapi kalau kita usaha pasti bisa, dan bahagia di akhir. Gue belajar gimana menghadapi dunia, sebagai seorang perempuan yang masih bisa dibilang remaja, punya anak kecil, nggak punya suami.. Apalagi di Indonesia.... Janda tua aja kadang buruk, apalagi janda muda, apalagi janda nggak ibu RT nggak, perawan nggak.... Tough one you know.... Gue jadi belajar supaya semuanya dibawa santai aja. Yang penting adalah diri sendiri, anak, keluarga dan orang yang kita sayang... Sisanya..... ke laut aja lah.....



Annastassia Sarra (my daughter)


kalau tertarik untuk nonton film ini, sepertinya ada 7 season, bisa dibeli di tukang dvd-dvd di pinggir jalan. Aduh sori banget nih, gue anti original.... Mehong Bociiiiiinnn....... Kalo sempet cari ya dvdnya... highly recommended...

enjoy,





Hidup adalah Latihan

Hidup buat gue adalah sebuah latihan. Sebagai seorang yang mengidap "penyakit mental", semuanya serba latihan. Tidur latihan (jarang ngantuk alias insomnia), makan latihan, bicara latihan, cara berlaku di depan orang juga latihan. Termasuk bergaul pun latihan. Walaupun gue keliatannya seperti perempuan cablak ataupun cerewet kalau udah ada disekitar comfort zone gue, sebenernya gue adalah seorang yang sangat susah bergaul. Untuk mulai suatu pembicaraan sama orang baru, itu sama kayak Anang waktu mau ciptain intro-nya lagu Separuh Jiwaku... Muter-muter bolak-balik nggak jelas selama 4 jam baru bisa ketemu deh mau ngomong apa...

Yang jadi masalah, karena muka gue bukan muka seorang yang baik-baik (kalo kata Ai, sahabat gue, dari liat muka gue aja orang dah bisa liat gue kalo batuk ngeluarin paku), gue lebih sering dibilang sombong daripada pendiam....

Yaaaahhhh maapin ya......

Emang rasanya susah banget buat gue untuk bisa masuk ke lingkungan yang baru... Gue butuh percaya dulu dengan orang-orang disekitar gue sebelum gue bisa menjadi diri gue sendiri...

Akhir-akhir ini, gue bertemu dengan sahabat-sahabat baru dari dunia maya. Bisa di cek di link Favorite blogger Fella. Para blogger-blogger kenamaan Indonesia (nggak perlu dikasih uang receh pak... bu... cukup di link back aja.. biar banyak komen... bair kayak orang penting gitu....). Untungnya nggak perlu ketemu mereka secara langsung dulu, kalo nggak gue bakalan jadi kayak patung pancoran diem aja di satu posisi....

Gue sangat senang berteman dengan mereka, semoga mereka bisa menjadi sebuah comfort zone gue yang baru.... bosen ah sama yang lama.... clana dalem aja diganti tiap hari...... huehehehe.... Tapi gue berani berjanji bahwa gue adalah seorang yang sangat loyal dan setia kok sama temen-temen gue.....





numpang pamer yak... poto sama Putri

Gue bisa jadi seorang yang sangat berbeda didepan beda orang... Apa sih bahasanya nggak jelas ya... hehehe... maksudnya beda orang beda kelakuan gitu.. Well, im working on it...

Tapi yang udah jelas sih, gue sangat nyaman dengan "circle" gue yang ini... Well basically mereka adalah sodara gue semua. Tapi yah begitulah nasib gue, karena sedikit yang bisa menerima gue dengan terlalu banyak keanehan dalam pribadi gue. Hanya mereka yang cukup lama yang bisa ngertiin. Makanya kalao ditanya rata-rata temen gue udah 10-20 tahunan...








pose ala patung Pancoran



my circle of the comfort zone, (ini bahasanya bener ga ya....)

Tapi gue sangat terbuka dan ingin sekali punya banyak teman baru... Cuma yah kalau pertama kali kelakuannya aneh, maap-maap yak... kan dah dibilangin dari sekarang... hehehehe.....


kisses,